Bekali Ilmu Kewirausahaan, Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2020/2021 STAIDHI Ikuti Workshop Enterpreneurship

Bekali Ilmu Kewirausahaan, Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP Kuliah 2020/2021 STAIDHI Ikuti Workshop Enterpreneurship

Mahasiswa STAIDHI Penerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar atau yang biasa disingkat dengan KIP Kuliah tahun 2020/2021 ikuti Workshop Enterpreneurship yang diselenggarakan di Kampus STAI Darul Hikmah Bangkalan pada hari Senin, 31 Januari 2022. Dalam workshop tersebut diikuti oleh sebanyak 12 mahasiswa penerima beasiswa KIP kuliah baik dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) maupun Ekonomi Syariah (ES) guna memberikan skill tambahan dan ilmu baru kepada mahasiswa yang menerima beasiswa KIP kuliah tahun 2020/2021. Workshop Enterpreneurship ini berlangsung mulai dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB yang mana workshop tersebut dibuka oleh Bapak Musohihul Hasan, M.Pd.I selaku WAKA III STAI Darul Hikmah Bangkalan kemudian sesi workshop yang dibimbing oleh pemateri tunggal yakni Bapak Agus Sopii, S.PSi selaku owner dari produk HAITEA Surabaya.

Dalam sambutannya, WAKA III STAI Darul Hikmah Bangkalan, Bapak Musohihul Hasan mengatakan bahwa workshop tersebut diselenggarakan agar mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah tahun 2021/2022 mendapatkan skill atau ilmu-ilmu baru yang berguna bagi kegiatan sehari-hari.

“Saya berharap, Teman-teman mahasiswa disini selaku penerima beasiswa KIP Kuliah bisa mendapatkan skill tambahan ataupun ilmu-ilmu baru yang mudah-mudahan harapannya dapat berguna nantinya kelak kalau kalian semua ini sudah lulus dari STAIDHI.”

Menurutnya, selain mendapatkan skill tambahan dan ilmu-ilmu baru, beliau juga menegaskan bahwa para penerima beasiswa KIP Kuliah tahun 2020/2021 dengan mengikuti workshop yang diadakan oleh kampus, maka para mahasiswa tersebut secara tidak langsung akan memiliki nilai kemampuan yang lebih daripada mahasiswa STAIDHI lainnya.

“Maka dari itu, kalian ikut workshop ini selain kita berikan fasilitas untuk menambah skill dan ilmu-ilmu baru, secara tidak langsung teman-teman mahasiswa penerima beasiswa KIP kuliah yang ikut pada hari ini punya nilai (kemapuan) yang lebih daripada mahasiswa-mahasiswa STAIDHI lainnya,” Ujar beliau.

Pemateri tunggal, Bapak Agus Sopii, S.PSi, owner dari produk HAITEA Surabaya dalam penyampaiannya di workshop enterpreneurship tersebut mengatakan kepada seluruh audien mahasiswa yang hadir bahwa memiliki bisnis itu pasti rugi, akan tetapi resikonya adalah menjadi orang kaya.

“Teman-teman mahasiswa semua, sebenarnya punya bisnis itu pasti rugi, gak mungkin untung terus. Tapi resikonya punya bisnis adalah menjadi orang kaya. Layaknya roda kehidupan, kadang kita itu ada dibawah, tapi tapi tidak akan melulu dibawah. Maka dari itu, kita harus berusaha bagaimana caranya agar bisa balik lagi ke atas,” Ujar beliau.

Ibnuh Sulaiman, salah satu mahasiswa penerima KIP Kuliah yang hadir pada workshop tersebut mengungkapkan apresiasi dan rasa senangnya bisa hadir ke workshop enterpreneurship yang memiliki banyak benefit bagi dirinya.

“Waduh, Alhamdulillah pertama-tama saya senang sekali bahwa pihak akademik kampus STAIDHI menyelenggarakan workshop enterpreneur ini khusus bagi mahasiswa penerima KIP seperti saya dan teman-teman lainnya juga agar punya skill dan ilmu tambahan tentang membangun sebuah bisnis. Kedua, saya apresiasi betul acara workshop ini karena setelah saya ikut seharian dengan dipandu oleh real businessman yaitu Pak Agus Sopii, banyak sekali benefit yang saya peroleh terutama materi dan hal-hal tertentu dalam berbisnis yang benar serta menambah opsi pilihan saya nantinya kalau saya udah lulus dari kampus STAIDHI ini.” Ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.